POLITIK

Gubernur NTT Sampaikan Pidato Pembangunan dalam Rangka HUT ke-80 RI

×

Gubernur NTT Sampaikan Pidato Pembangunan dalam Rangka HUT ke-80 RI

Sebarkan artikel ini
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pidato pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pidato tersebut disampaikan pada Sabtu (16/8/2025) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pidato pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pidato tersebut disampaikan pada Sabtu (16/8/2025) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pidato pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pidato tersebut disampaikan pada Sabtu (16/8/2025) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT.

 

Ini merupakan pidato kenegaraan pertama Gubernur Melki sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan berbagai capaian selama masa pemerintahannya.

 

Sejak dilantik, Gubernur Melki bersama Wakil Gubernur NTT, Jhoni Assadoma, berkomitmen bekerja untuk rakyat. “Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, saya bersama Wakil Gubernur berkomitmen menjawab amanah rakyat yang diletakkan di pundak kami dengan penuh tanggung jawab. Memajukan Provinsi NTT berlandaskan NKRI adalah panggilan nurani untuk memberikan yang terbaik bagi kami sebagai anak Flobamorata yang mencintai setiap jengkal tanah ini,” ujar Gubernur Melki.

 

Dalam pidatonya, Gubernur Melki menekankan fokus pemerintahan Melki-Jhoni pada pembangunan pro-rakyat, pengurangan ketimpangan, serta terwujudnya kesejahteraan yang berkeadilan. “Visi NTT maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan lahir dari pergumulan mendalam terhadap situasi dan kondisi daerah ini. Lebih dari sekadar janji, visi ini adalah pedoman dan kompas yang menuntun perjalanan panjang dan berkesinambungan. Memastikan setiap langkah yang kita ambil memberi dampak nyata bagi rakyat serta menjadi warisan membanggakan bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

 

Gubernur Melki juga mengingatkan tantangan yang dihadapi NTT, termasuk kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, musim kemarau panjang, bencana alam, pengangguran, angka putus sekolah, serta ketahanan pangan. Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk membangun NTT demi masa depan yang lebih baik.

 

“Untuk itu, saya mengajak semua stakeholder untuk saling bahu membahu membangun NTT. Bersama-sama kita wujudkan provinsi yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.