METRUM.ID — Komite Budaya Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKKT) kembali hadir di pekan terakhir bulan April ini dengan Gentra Loka Vol 3 “Ngulik Batik Tasik”, Minggu (26/4/2026) di Rumah Belajar Batik, Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Dalam Ngulik Batik Tasik, peserta diajak mempelajari hingga praktik langsung pembuatan batik khas Tasikmalaya. Para peserta merupakan siswa, mahasiswa, komunitas, hingga kalangan umum sebagai pesertanya.
Ketua Komite Budaya DKKKT Cevi Whiesa dalam mengatakan, hadirnya lokakarya ini sebagai bentuk nyata dukungan DKKKT terhadap ruang ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya.
“Kami memaknai budaya bukan hanya dalam bentuk kesenian, karena itu terlalu sempit, cakupan budaya sangat luas dan membatik adalah salah satu kebudayaan yang sudah mengakar. Apalagi Tasikmalaya memiliki ciri khasnya sendiri dalam batik, maka ruang-ruang semacam ini harus hadir secara masif,” kata Cevi.
“Melalui lokakarya ini kami juga ingin menunjukkan bahwa DKKKT akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan yang paling penting bisa memberikan manfaat,” lanjutnya.
Ruang Kekaryaan
Ada puluhan peserta yang tampak antusias mengikuti jalannya lokakarya ini. Bahkan, seorang peserta bernama Zulfa Rahmatilah dari Kabupaten Sumedang sengaja datang ke Kota Tasikmalaya untuk mengikuti lokakarya ini.
“Tentunya kegiatan ini sangat menyenangkan ya, apalagi bagi saya yang dari luar Tasikmalaya, mengikuti acara ini sekaligus mengeksplorasi khususnya batik,” ujar Zulfa.
Zulfa berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk lebih mengakrabkan anak muda dengan produk-produk budaya. “Tentu saja saya berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan untuk melestarikan kebudayaan daerah kita,” sambungnya.
Cevi mengaku jumlah peserta melebihi kuota yang sudah ditetapkan. Kendati demikian, pihaknya tetap mengupayakan semua pendaftar dapat mengikuti kegiatan ini.
Dirinya berharap Gentra Loka Vol 3 bukan hanya menjadi ruang kekaryaan bagi para peserta tetapi juga ajang untuk saling terhubung dan menjalin kolaborasi berkelanjutan.
“Peserta yang hadir hari ini sebetulnya melebihi kuota, tetapi kami tetap upayakan semua pendaftar tetap ikut. Diharapkan di antara mereka akan saling terhubung, sehingga lokakarya ini dapat menjadi titimangsa gerakan baru bagi mereka,” pungkasnya.
Gentra Loka Vol 3 dalam kegiatan Ngulik Batik Tasik ini bekerja sama dengan Rumah Belajar Batik YCAB Foundation dan didukung oleh Kopi Siloka. Dari kegiatan ini, peserta membawa pulang batik hasil lokakarya secara gratis dan E-Sertifikat. ***












