CIPARAY – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Bandung sukses menyelenggarakan program SMILE. Kegiatan ini berlangsung di SLB ABCD Muhammadiyah Ciparay pada Rabu,(11/3/26). Acara tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pelajar terhadap sesama.
Ketua Umum PD IPM Kabupaten Bandung, Nastiti Meirawati, memberikan dukungan penuh terhadap aksi inklusif ini. Gerakan tersebut dinilai sebagai perwujudan nyata dari semangat organisasi, dengan harapan kehadiran kader IPM mampu membawa energi positif bagi lingkungan sekitar.
Sebanyak 25 siswa SLB mengikuti kegiatan dengan antusiasme yang terpancar jelas dari binar mata mereka. Panitia sengaja merancang acara ini sebagai sebuah “ruang bebas” alih-alih seremoni formal. Melalui konsep tersebut, para siswa dapat menjalin interaksi, bermain, serta menunjukkan jati diri mereka tanpa rasa canggung.
Menciptakan Ruang Bebas Tanpa Sekat
“Tujuan utama kami adalah membangun rasa percaya diri mereka melalui interaksi sosial yang hangat,” ungkap Ketua Umum IPM. Dalam hal ini, ia memandang kebahagiaan sejati hari itu baginya tidak sekadar diukur dari kelancaran teknis acara, melainkan dari ikatan emosional yang tumbuh antara kader IPM dan para siswa.
Di sisi lain, Alisya Quratul Fathonah, sosok di balik konsep acara ini, mengaku memanfaatkan libur Ramadan-nya untuk menyusun kegiatan yang benar-benar berdampak. Dengan persiapan matang, ia ingin memastikan setiap detik yang ia habiskan bersama adik-adik di SLB menjadi memori yang indah.
“Misi kami sederhana, kami ingin mereka tetap berani bermimpi setinggi mungkin,” ujar Alisya. Hal ini selaras dengan semangat #PelajarInklusifGerakanBerdampak yang organisasi usung.
Harapan Besar Untuk Masa Depan
Tak hanya itu, dukungan penuh pun datang dari Ketua Umum PD IPM Kabupaten Bandung, Nastiti Meirawati. Ia menilai aksi inklusif ini adalah napas asli dari organisasi mereka. Oleh karena itu, Nastiti berharap kehadiran kader IPM di tengah masyarakat bisa selalu membawa energi positif dan dampak nyata bagi sesama.
Selanjutnya, panitia berharap program SMILE ini tidak menjadi titik akhir. PD IPM Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus mengupayakan gerakan serupa sebagai agenda rutin,Langkah tersebut bertujuan memastikan bahwa tidak ada pelajar yang merasa sendirian dalam bermimpi.
Sebagai penutup, melalui program SMILE, PD IPM Kabupaten Bandung berhasil membuktikan bahwa pelajar bisa memberikan dampak sosial nyata. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja. Gerakan serupa akan terus diupayakan sebagai agenda rutin di masa depan.











