METRUM.ID – Pengerjaan proyek irigasi Wae Laru menjadi sorotan setelah tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik, mulai dari identitas pemenang tender, sumber dan besaran anggaran, hingga jadwal pelaksanaan proyek.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas pengerjaan proyek irigasi tersebut telah dimulai sejak pertengahan September 2026. Namun, hingga saat ini, belum tersedia informasi yang jelas di lokasi proyek mengenai pihak pelaksana, nilai kontrak, maupun jangka waktu penyelesaian pekerjaan.sumber
Situasi ini menyulitkan masyarakat untuk mengetahui secara pasti pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek serta memastikan kesesuaian pekerjaan dengan ketentuan yang berlaku.
Selain persoalan papan informasi, Kepala Desa Satar Luju disebut kerap terlihat berada di lokasi pengerjaan proyek. Kondisi tersebut memunculkan dugaan mengenai keterlibatan kepala desa dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk dugaan sebagai subkontraktor.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Kehadiran kepala desa di lokasi proyek tidak serta-merta membuktikan adanya keterlibatan sebagai subkontraktor. Diperlukan konfirmasi dari pihak terkait serta dokumen pendukung untuk memastikan status dan perannya dalam proyek tersebut.
Ketiadaan papan informasi juga menjadi perhatian karena masyarakat berhak memperoleh informasi mengenai penggunaan anggaran publik dan pelaksanaan pembangunan di wilayahnya. Transparansi informasi diperlukan agar masyarakat dapat melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan, penggunaan anggaran, dan ketepatan waktu penyelesaian proyek.
Oleh karena itu, instansi terkait diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai identitas pemilik pekerjaan, pemenang tender atau penyedia jasa, nilai anggaran, sumber pendanaan, serta jadwal pelaksanaan proyek irigasi Wae Laru.
Kepala Desa Satar Luju dan pihak pelaksana proyek juga perlu diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi agar informasi yang beredar tidak hanya bertumpu pada dugaan.
Masyarakat berharap proyek irigasi tersebut dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, mengingat infrastruktur irigasi memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan air serta aktivitas pertanian masyarakat.
Sumber: Diki Ngantu
Editor:Vicky Dato










